Roro Jonggrang goes to Jogja (2)

Assalamualaikum man teman, posting lagi niiih. Ya beginilah kalau mood nulis blog lagi bagus hahaha. Oke deh kali ini aku mau ngelanjutin cerita yang 2 hari lalu tentang Roro Jonggrang goes to Jogja. Kali ini merupakan part 2 nya. Apakah kalian menunggu nya? Aku harap begitu hehehe. Disini aku akan nyeritain 3 hari berturut turut setalah hari pertama kemarin yang agendanya hanyalah gala dinner dan cultural night. Tiga hari yang akan kuceritakan ini jelas lebih menegangkan dan penuh kenangan #ceileh hahaha.

15 September 2017 merupakan hari kedua kita di Jogja. Di hari inilah kita semua mulai berkompetisi. Oh iya, sebelumnya di Chronics ini terdapat 14 tim dari berbagai universitas di Indonesia termasuk 2 tim dari Telkom. Hari pertama ini kita diberikan suatu studi kasus yang bersangkutan dengan tema Chronics tahun ini yaitu mengenai Crime Prevention. Nah, kemarin itu studi kasusnya mengenai kriminalitas di becak. Disitu kita disuruh buat suatu produk yang dapat mencegah terjadinya kriminalitas di becak. Setelah masa pembuatan produk selesai, di siang harinya kita presentasikan apa yang telah kita buat itu ke juri.

IMG_0371
Lul 😀

Bisa dibilang tahap ini seru, karena disini kita dituntut untuk berpikir secara cepat karena cuman dikasih waktu 2 jam (kalau ndk salah ya) tetapi dengan waktu yang minim itu harus bisa memberikan solusi yang benar-benar efektif dan efisien. Yups, di hari kedua ini ditutup dengan presentasi masing-masing tim di depan juri. Oh iya, ketika kita melakukan study case ini kita pakai batik pemberian dari Chronics lho. Waah lumayan batiknya bagus, warna biru lagi. Ya paling ndk nambah baju batik buat kuliah. Maklum cuman punya 1 aja #kodebuatdibelikanbatik hahaha.

Yaa itulah hari kedua, sebelum kulanjutin ke hari ketiga mau kukasih cerita tentang kita pas makan pagi di hotel. Naah, kan kalau di hotel pasti makannya itu prasmanan dan banyak jenisnya ya. Pokoknya banyak banget, oh iya kemarin kita nginepnya itu di Crystal Lotus Hotel di Jogja. Sok yang ke jogja bisa kesana lho #sayatidakdiendorse hahaha. Jadi pas pagi di hari kedua itu kita makannya bener bener mantep dah. Langsung aja kan ya aku ngambil makanan yang western #sokiye dan ngambilnya lumayan bejibun tuh. Maklum kalau mahasiswa ketemu prasmanan dan gratis ya beginilah jadinya.

Yang ngebuat heran adalah Saskia, dia cuman ngambil seimit-imit. (btw tau kan artinya seimit-imit? Pokoknya sedikit) Nah pas di meja makan, duduk lah kita di kursi. Aku lahap kan makannya, pas baru habisin setengah porsi, Saskia udh ngehabisin jatahnya dia tuh, kan emang sedikit. Kukira udah beres tuh dia makannya, eh taunya ngambil lagi tapi beda jenis. Ya kuanggap oh okok. Terus pas makanku tinggal seperempat lagi, Saskia beranjak lagi tuh dari kursinya dan mengambil makanan yang jenis nya beda lagi tuh. Sampai makananku habis, Saskia ngambil lagi makanan yang jenis nya berbeda.

DSC00078
Expertis Perhotelan

Jika kita analisis siapakah yang lebih efektif dan efisien disini? Dan jawabannya sudah jelas adalah Saskia. Yak, disaat aku kenyang gara-gara 1 jenis makanan, Saskia bisa kenyang dengan 3 jenis makanan yang berbeda-beda. Wow, disini Saskia memberi satu tips “Kalau makan di hotel itu ya, ngambil makanan utama nya itu sedikit aja, sisanya makan perintilan perintilannya.” Menurut expertis dibidang perhotelan (Choirida, 2017) #sambilbelajarsitasi. Hahaha.

Tetapi apa yang dilakukan oleh Saskia, berbanding terbalik dengan apa yang dilakukan oleh Bimo dan Vita. Prinsip kedua anak ini adalah ambil semuanya dan sebanyak mungkin. Taruh di meja dan mari dicicip satu satu, hahahaha. Yang ndk enak mari kita biarkan, yang enak mari kita habiskan kurang lebih seperti itu. Dan yang paling ngebuat kagum adalah Vita, sebelumnya maaf ya Vit wkwkwk. Baru kali ini ngeliat perempuan yang makannya selahap Vita hehehe.

Oke, lanjut di hari ketika yaitu 16 September 2017. Agenda di hari ketiga ini adalah presentasi produk masing masing tim dan di siang harinya city tour ke Museum Ulen Sentalu dan Ramayana Baley di Prambanan. Inilah hari yang ditunggu-tunggu oleh tim kita, yups karena city tournya wkwkwk. Ya ndk jugalah, tetep di hari itu kita memberikan penampilan terbaik kita untuk mempresentasikan produk kita. Ndk hanya tim kita aja, ke13 tim lainnya pun juga begitu. Banyak sekali feedback yang bisa tim ku dapatkan dari para juri secara tidak langsung mengenai produk yang telah kita buat. Dan benar-benar bermanfaat sekali.

DSCF4440
Duo Marsel bersama Tim Roro Jonggrang

Hari kedua belumlah berakhir, karena setelah kita presentasi dilanjutkan City Tour. Oh iya, sampe lupa nih. Pas lomba itu kita ada LO yang nemenin kita dan ngembantuin kita kalau ada apa-apa namanya Marsel (perempuan) dan satu lagi yang nemenin kita pas berpergian namanya juga Marsel (laki-laki). Nah, city tour yang pertama adalah ke Museum Ulen Sentalu. Kalau seingetku sih museum ini merupakan museum pribadi jadi, barang2 yang didalamnya itu milik pribadi si pemiliknya. Bagus banget di dalamnya, apalagi pas dengerin cerita pemandunya. Tapi sayangnya kita ndk dibolehin foto-foto di dalam museum nya. Cuman bolehnya foto di area luar aja. Oh iya, dan satu lagi nih misal kalian dateng ke museum ulen sentalu ini, kalian akan disuguhkan minuman Wedang Ratu Mas yang memiliki khasiat membuat awet muda bagi yang meminumnya. Dan lihatlah foto Natasha setelah minum Wedang Ratu Mas, apakah dia terlihat lebih muda? Wkwkwkwk.

DSC00084
Natasha ingin membuktikan khasiat dari Wedang Ratu Mas

Setelah dari Ulen Sentalu, kita langsung cus ke Ramayana Balet. Awalnya aku ndk ngeh kalau itu di daerah Prambanan. Eh pas disana baru ngeh ternyata di daerah Prambanan. Dan gile bener, viewnya bagus. Jadi di Ramayana Balet ini kita disuguhkan pertunjukkan tari yang mana menceritakan mengenai Rama dan Dewi Sita. Yang paling buat keren acara ini adalah lightning nya. Gile bener dah, sayang kalau ke jogja terus ndk mampir kesini. Dan itulah yang dilakukan oleh Natasha. Kok bisa? Ya gimana ya, aturan kan kalau ada pertunjukkan yang theatrical gini pasti ngebuat penonton penasaran ngeliatnya kan ya. Tapi tidak untuk Natasha, dia malah tidur nyenyak. Bukannya diperhatikan malah dianggurin wkwkwk.

DSC00162
Expo di Jogja City Mall

Setelah dari Ramayana balet, kita pun mengakhiri kegiatan di hari ketiga. Dilanjutkan esok harinya yaitu tanggal 17 September 2017. Disini merupakan acara final dari Chronics 2017, dimana diadakan expo di Jogja City Mall sekaligus pengumuman pemenang. Ya, alhamdulillah timnya Bimo, Januar, Vita bisa meraih 3 juara sekaligus wkwk, WOW sekali kan. Sedangkan tim ku belum berkesempatan untuk meraih juara saat itu.

Seseorang pernah berkata Kalau Allah belum ngasih, ya berarti memang kita belum punya kemampuan yang menurut-Nya pantas. Mungkin Allah SWT jg pengen kita merasakan ini semua, bukan buruk, justru ini yang terbaik untuk kita. Rencana Allah itu selalu mengejutkan dan selalu yg terbaik untuk hamba-Nya #mantapjiwa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: