9 Lab di Teknik Industri Telkom (2)

Assalamualaikum kawan kawan semuanya. Kali ini aku pingin ngelanjutin postingan ku yang sebelumnya mengenai 9 lab yang ada di teknik industri Telkom university. Nah, kalau yang postingan sebelumnya itu aku ngebahas lab yang aku jalanin di tingkat 2. Sekarang akum au ngebahas mengenai lab yang ada di tingkat 3. Di tingkat 3 ini lab yang aku dapetin lumayan banyak. Sebenernya mah sisanya 3 kemarin hahaha. Jadi di tingkat 3 ini aku dapet 6 lab sekaligus. Dua lab di semester 5 dan empat lab di semester 6. Mungkin kali ini aku akan ngejelasin lab yang kudapatkan ketika semester 5 dulu kali ya.

  1. Lab Sistem Produksi dan Otomasi (Sispromasi)

Sispromasi.PNG

Lab yang keempat adalah lab sispromasi. Lab ini aku dapetin ketika aku berada di semester 5. Lab ini diintegrasikan dengan lab sipo. Sebenernya mah kalau kubilang integrasi yang dilakukan kurang, maksutnya itu modulnya masih belum terasa integrasinya. Mungkin berbeda dengan univ univ lain yang memiliki lab integrasi dimana modulnya itu juga sudah terintegrasi. Kalau yang ini masih terpisah.

Oke, untuk di lab ini sendiri ada yang mengatakan core nya TI itu disini. Jadi disini kita akan mempelajari system produksi itu gimana sih. Yang pastinya berbeda dengan prosman, kalau prosman kan kita mempelajari bagaimana proses manufakturnya. Kalau di system produksi ini kita mencari tahu dari awal banget kayak semacam demand atau permintaan, dari situ kita akan melakukan forecasting atau peramalan dimana berguna untuk mengetahui seberapa banyak sih jumlah raw material yang dibutuhkan dengan melihat demand yang ada ini nantinya akan menyambung ke MRP (material requirement planning). Selain itu juga akan mempelajari hal yang lebih dalam lagi, seperti penjadwalan mesin, line balancing, dan segala hal yang berhubungan dengan proses produksi.

Kalau di lab sendiri kita lebih mempraktekan bagaimana semua itu dilakukan. Di awal kita melakukan simulasi produksi, selanjutnya kita akan melakukan tahapan forecast dan sebagainya. Selain itu juga, di sini kita mempelajari yang namanya 7 waste. Disini mungkin akan dikenal dengan istilah TIM WOOD. Ketujuh waste ini juga yang akan menjadi prioritas kita untuk dikurangi sehingga memberikan proses produksi yang optimal. Sebenarnya di akhir praktikum akan dilakukan simulasi lagi dengan menggunakan rancangan usulan kita. Jadi akan dibandingkan manakah rancangan yang terbaik, apakah yang eksisting atau yang usulan dimana telah merubah dari segala macam aspek.

Bisa dibilang banyak sekali ilmu yang akan kita dapatkan dari lab ini. Utamanya bagi kita yang ingin berkarir di bagian PPIC atau production planning and inventory control. Ilmunya pasti berguna banget deh. Selain belajar mengenai sistem produksi, di lab ini juga belajar otomasi juga. Ya meskipun tidak di praktikum kan, tetapi bagi kalian yang bergabung di lab ini pastinya akan belajar mengenai otomasi yang mana sebagai tools dari sistem produksi itu sendiri.

  1. Lab Statistika Industri dan Penelitian Operasional (Sipo)

Sipo

Selanjutnya adalah lab sipo, dilihat dari namanya memang sudah jelas bahwa dari lab ini kita akan banyak mendapatkan ilmu mengenai statistika dan operational research. Di praktikum ini sendiri bisa dibilang merupakan praktek dari beberapa matkul yang berkaitan antara lain, matkul statistika industri, probabilistik statistik, operational research I dan II. Di materi awal sendiri, kita akan mempelajari mengenai statistika industri. Bagaimana sampling, penyajian data dan pengolahannya juga.

Selain itu juga kita mempelajari mengenai uji validitas maupun reliabilitas. Untuk modul modul terakhir sendiri, yang kita pelajari sudah memasuki bahasan operational research. Seperti halnya analytical hierarchy process, liniear programming, transportasi, penugasan, hingga ke teori antrian. Di lab ini nantinya, kita di akhir pertemuan harus menerapkan perhitungan teori antrean dengan real case. Kebetulan kelompokku mendapatkan case antrean di supermarket. Jadi disana kita menghitung pelanggan datang ke kasir, setelah itu menghitung berapa lama dia dikasir, hingga pada akhirnya keluar. Dan dari situ kita mengolah datanya sehingga akan mendapatkan suatu kesimpulan.

Untuk materi yang paling mengena di kepala, menurutku adalah yang berhubungan dengan operational reseach. Seperti materi transportasi atau pun penugasan. Dengan mempelajari itu kita bisa belajar bagaimana sih membuat suatu pilihan yang optimal baik itu untuk penugasan maupun rute transportasi sehingga bisa berpengaruh ke minimasi cost maupun maksimasi profit.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: