Terbentuknya Tim Satu Malam Saja

Assalamualaikum teman teman semua. Naah, kali ini aku pingin nyeritain tentang asal muasal terbentuknya tim Satu Malam Saja. Mungkin beberapa pembaca bingung kenapa ada postingan ini. Monggo dibaca postingan ku sebelumnya yang menceritakan tentang sekilas pengalaman aku dan tim ku berlomba di solo. Oke langsung aja ya, jadi begini lah ceritanyaa.

Bisa dibilang founder dari tim Satu Malam Saja ini adalah aku sendiri #jangansokiye. Hahaha maksutnya yang ngajakin pertama kali untuk gabung untuk ikutan lomba adalah aku. Jadi, kisahnya itu bermula ketika terdapat satu event lomba yaitu Descomfirst 2017. Nah, lomba ini merupakan lomba mengenai product design gitu yang diadakan oleh UNS. Dan ini merupakan tahun kedua mereka menyelenggarakan event ini. Sebenernya di tahun yang lalu pas 2016 nya aku juga ikutan lomba ini, alhamdulillah lolos ke final bersama bimo dan elin yang merupakan tim ku. Nah, di tahun 2017 ini pingin mencoba peruntungan sekali lagi haha karena tahun lalu belum bisa juara #sedih.

Planning awal aku akan sekelompok dengan pev a.k.a reza temen sekontrakan dan juga arafat yang merupakan adek kelas dari Bangladesh lho. Nah, sebenernya komposisinya udah bagus nih mengingat Descomfirst tahun 2017 ini internasional sehingga dituntut utk menggunakan bahasa inggris baik dalam proposal maupun presentasi nantinya. Kenapa aku bilang komposisinya tepat, salah satunya sih karena pertama ada arafat yang akan diandalkan dalam bhs inggrisnya, terus ada pev yang emang se kamar pas di kontrakan jadinya enak aja. Kita udah sepakat nih utk ikutan descomfirst, tapii sayang sekali ketika h-1 pekan pengumpulan proposal kita tidak jadi mengikuti lomba ini. Pertama komunikasi kita agak kurang, karena posisi kita saat itu sedang liburan lalu pev bertabrakan juga dengan rekruitasi aslab sispromasi yang tugasnya selama liburan cukup banyak. Jadi ndk bisa ngeimbangi sama lomba ini. Jadinya kita putuskan utk ndk jadi.

Ketidakjadian utk daftar itu memang cukup disayangkan. Karena disitu aku ada satu ide yg bisa dibilang sesuailah dengan tema. Saat itu hari pengumpulan udh tinggal beberapa hari lagi. Tapi disitu aku ada perasaan wah ini harus tetep ngumpulin nih. Yaudah deh aku nyari anggota tim baru untuk mau gabung. Karena udh mepet banget pas itu kepikiran nya ngajak anak kelas aja apa ya. Karena pertama udh kenal jadinya pasti enak dibuat diskusi. Yang pertama kali kuajak ada saskia. Yups, kenapa saskia? Ini karena dia jago bhs inggrisnya dan sebelumnya juga pernah satu tim juga sama dia meskipun kita ndk menang hahahaha.

Saat itu juga langsung deh aku pm saskia lewat line. Sas mau kagak ikutan lomba, product design nih temanya itu alat bantu produksi. Awalnya mah dia ogah karena lombanya product design. Bukan spesialisnya dia, ya tapi aku bilang kalau bagian desain produknya itu aku. Jadi dia ndk akan nyentuh yang namanya software 3D. Dan akhirnya dia pun mau untuk join. Jobdes nya saskia adalah ngebuat latar belakang plus translate haha. Satu member pun akhirnya dapat, tinggal satu lagi.

Disini aku mikir, kurang apa ya. Kalau dilihat dari lomba tahun lalu, kita disuruh ngebuat video gitu dan x banner yang mana membutuhkan anak yang bisa software 2D dan juga software video design. Tanpa pikir panjang deh, satu satu nya yang kutau di kelas bisa kedua dua nya ini adalah siapa lagi kalau bukan zia hahaha. Bukan, mana bisa aku 2d design hehe. Siapa lagi kalau bukan putrifa. Ya dia ini jago buat desain 2d plus jago video design. Jadinya untuk melengkapi tim ini maka aku coba pm ke putrifa apakah dia mau untuk gabung. Dan alhamdulillah dia mau hahaha. Lengkap sudah pencarian anggota tim ku. Dan perjalanan baru saja dimulai hehe.

Nah, sekarang kok bisa dikasih nama timnya Satu Malam Saja. Ini dikarenakan kita membuat atau menyelesaikan proposal yang dikumpulkan ke panitia itu hanya tinggal satu malam saja. Ya otomatis dengan menggunakan filosofi tersebut kita piloh Satu Malam Saja. Sebenernya sih biar beda juga dengan nama tim pada umumnya, biasanya kan ngasih nama tim itu yang keinggris inggrisan, terus singkatan anggotanya. Naah ini kan lucu kayak nama lagu hahaha. Sakjane saskia emoh itu kalau namanya ini. Dia maunya Avengers. Yaaah kalau Avengers udh basi hahahaha. Udh ndk jamannya. Kan bagus Satu Malam Saja, meskipun eventnya international tapi nama timnya lokal.

Satu Malam Saja

Dan Alhamdulillah, ketika pengumuman yg lolos babak final, tim kita salah satunya. Dan disitu kita mulai mempersiapkan kebutuhan yang diperlukan dalam babak final nya yaitu presentasi dan expo. Sekedar info aja, lomba ini sudah lewat dan hasilnya adalah kita belum bisa bawa nama telkom untuk juara. Yups, juara pertama diraih ITS, juara dua diraih UMY (kalau tidak salah) dan juara ketiga diraih ITS juga. Yaa mungkin belum rezekinya untuk juara. Tapi dengan belum bisa juara ini membuat kita untuk ingin mencoba dan mencoba lomba yang lainnya. Meskipun kita sadar kalau masa kuliah kita tinggal 1 tahun lagi hahaha. Udaah angkatan tuaa.

Naah, begitu ceritanya. Palingan sekian dulu cerita mengenai asal muasal nama tim Satu Malam Saja. Semoga ceritanya dapat menghibur kalian semua. Terima kasih….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: